Kamis, 24 Oktober 2019

Fitur-Fitur Pada Sosial Media

Nama : Marceline Lionita Chandra
NIM : 1905551147
Jurusan/Fakultas/Universitas : Teknologi Informasi/Teknik/Universitas Udayana
Mata Kuliah : Aplikasi Sosial Media
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama

 

Setiap sosial media memiliki fiturnya masing-masing yang menjadi ciri khasnya tersendiri. Hal ini menjadikannya sebagai nilai tambah terhadap ketatnya persaingan bisnis yang terjadi di dunia industri IT. Contohnya seperti fitur pada aplikasi sosial media Twitter:


1. Fitur Reply Tweet (Membalas Tweet User Lain)
Fitur reply ini bisa kamu gunakan untuk membalas tweet yang di share oleh teman kamu. Kita bisa memulai percakapan/membalas tweet dengan menekan tombol reply di bawah tweet teman kita. Saat kita melakukan Reply pada tweet maka reply kita tersebut akan tampil pada timeline atau halaman home twitter kita.
Salah satu cara unik di twitter adalah kita harus “mention” user yang kita reply agar masuk di notifikasi mereka. Tombol mention ini diwakili dengan huruf “at” yaitu @. Misal user teman kamu adalah achmad_yusron, maka untuk memention dan membalas tweetnya kamu harus masukkan kata @achmad_yusron di tweet balasan kamu tersebut.
2. Fitur Retweet (Ngeshare Tweet User Lain)
Fitur retweet ini bisa kita gunakan untuk meneruskan atau menyebarkan tweet orang lain ke halaman timeline kita. Disini kita juga dapat membubuhinya dengan beberapa komentar yang ingin kita tambahkan. Nantinya tweet yang telah kita retweet tersebut akan dapat di lihat oleh follower kita melalui timeline mereka. Retweet ini pada umumnya ada 2 tipe, yaitu kita dengan mode langsung retweet user lain, yaitu tinggal klik icon tersebut. Cara kedua adalah kita menulis kembali tweet user yang ingin kita retweet, kemudian kita tulis RT didepan tweet tersebut.
3. Fitur Like Tweet
Fitur like ini sangat berguna ketika kamu ingin menyimpan suatu tweet yang menurut kamu bagus. Untuk melakukannya pun sangat mudah, cukup tekan simbol love di bawah tweet, maka tweet tersebut akan tersimpan di dalam menu Like seperti yang terlihat di gambar.
Fitur ini dulu namanya “favorited” dengan icon bintang. Alasan diganti dengan nama like mungkin karena istilah like dan tombol love itu sudah menjadi sebuah trend dan icon bagi pengguna sosial media untuk menunjukkan ketertarikan akan sebuah topik.
Kalau di facebook fitur ini dinamakan “like”, kalau di instagram “fav”, kalau di google plus adalah “plus 1”. Intinya sama, untuk menunjukkan bahwa kita menyukai postingan tersebut.
4. Fitur Following (Mengikuti)
Fitur following ini memungkinkan kamu untuk mengikuti orang lain dan otomatis akan menjadi follower orang lain tersebut. Dengan melakukan following ini maka tweet orang yang kita follow akan selalu tampil di timeline kita.
Kalau di facebook kita mengenal pertemanan / friendlist, kalau di twitter sedikit berbeda. Hal ini juga berlaku di instagram dan google plus. Kalau di twitter itu ada yang namanya following, artinya jika kita menyukai user twitter tertentu kita bisa “ngefollow” akun tersebut. Alhasil tweet orang yang kita follow itu akan keluar di beranda twitter kita.

5. Fitur Follower (Pengikut)
Fitur follower ini kebalikan dari following. Bila following adalah kita mengikuti orang lain, maka follower ini adala orang lain yang mengikuti kita. Jika kita tidak melakukan follback atau following kembali kepada orang tersebut maka tweet orang tersebut tidak akan pernah tampil di timeline kita namun tweet kita lah yang tampil di timeline mereka
            Yang menjadi pertanyaan disini adalah bagaimana fitur-fitur tersebut bisa dibuat? Di dalam pengembangannya, sosial media memerlukan metodologi, layaknya sebuah penelitian maupun pengembangan software pada umumnya. Urutannya adalah : rumusan masalah, desain solusi, implementasi, pengurian (pengembang, pengguna), dokumentasi, dan (opsional) balik lagi ke implementasi dan pengurian.
            Namun, tidak semua sosial media menyediakan pengembang dan proses pengembangan dari fitur dan layanan yang mereka sediakan untuk pengguna. Beberapa menempuh cara praktis : akuisisi/beli lalu masukkan ke dalam sistem mereka dan brand. Beberapa menggunakan cara khusus : akuisisi lalu bunuh. Biarkan pasar menggunakan produk mereka.
            Dalam dunia bisnis juga menggunakan sosial media. Contohnya untuk mempromosikan jualannya agar bisa tersebar ke beberapa wilayah yang jaraknya jauh. Sehingga orang yang berjarak jauh pun bisa melihat dan jika mereka berminat mereka akan membeli dagangan tersebut. Bahkan jika dagangan yang dipromosikan itu unik maka akan semakin banyak peminatnya. Dalam software terdapat SDLC (Software Development Life Cycle) yang berarti daur hidup software. Itu sebabnya social media juga turut mengalami perkembangan : perubahan, penambahan fitur. Hal ini berdampak terhadap omzet/saham/bisnis perusahaan dan negara.

            Demikian artikel tentang fitur-fitur pada aplikasi sosial media. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Jangan lupa untuk memanfaatkan semua fitur yang ada pada sosial media untuk hal-hal positif.

Daftar Pustaka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar