NIM : 1905551147
Jurusan/Fakultas/Universitas : Teknologi
Informasi/Teknik/Universitas Udayana
Mata Kuliah : Aplikasi Sosial Media
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama
Setiap sosial
media memiliki fiturnya masing-masing yang menjadi ciri khasnya tersendiri. Hal
ini menjadikannya sebagai nilai tambah terhadap ketatnya persaingan bisnis yang
terjadi di dunia industri IT. Contohnya
seperti fitur pada aplikasi sosial media Twitter:
1. Fitur Reply Tweet (Membalas Tweet User
Lain)
Fitur reply ini bisa kamu gunakan untuk membalas tweet yang di
share oleh teman kamu. Kita bisa memulai percakapan/membalas tweet dengan
menekan tombol reply di bawah tweet teman kita. Saat kita melakukan Reply pada tweet maka reply kita tersebut akan
tampil pada timeline atau halaman home twitter kita.
Salah satu cara unik di twitter
adalah kita harus “mention” user yang kita reply agar masuk di notifikasi
mereka. Tombol mention ini diwakili dengan huruf “at” yaitu @. Misal user teman
kamu adalah achmad_yusron, maka untuk memention dan membalas tweetnya kamu
harus masukkan kata @achmad_yusron di tweet balasan kamu tersebut.
2. Fitur Retweet (Ngeshare
Tweet User Lain)
Fitur retweet ini bisa kita
gunakan untuk meneruskan atau menyebarkan tweet orang lain ke halaman timeline
kita. Disini kita juga dapat membubuhinya dengan beberapa komentar yang ingin
kita tambahkan. Nantinya tweet yang telah kita retweet tersebut akan dapat di
lihat oleh follower kita melalui timeline mereka. Retweet ini pada umumnya ada
2 tipe, yaitu kita dengan mode langsung retweet user lain, yaitu tinggal klik
icon tersebut. Cara kedua adalah kita menulis kembali tweet user yang
ingin kita retweet, kemudian kita tulis RT didepan tweet tersebut.
3. Fitur Like Tweet
Fitur like ini sangat berguna
ketika kamu ingin menyimpan suatu tweet yang menurut kamu bagus. Untuk
melakukannya pun sangat mudah, cukup tekan simbol love di bawah tweet, maka
tweet tersebut akan tersimpan di dalam menu Like seperti yang terlihat di gambar.
Fitur ini dulu namanya
“favorited” dengan icon bintang. Alasan diganti dengan nama like mungkin
karena istilah like dan tombol love itu sudah menjadi sebuah trend dan icon
bagi pengguna sosial media untuk menunjukkan ketertarikan akan sebuah
topik.
Kalau di facebook fitur ini dinamakan “like”,
kalau di instagram “fav”, kalau di google plus adalah “plus 1”. Intinya sama,
untuk menunjukkan bahwa kita menyukai postingan tersebut.
4. Fitur Following (Mengikuti)
Fitur following ini
memungkinkan kamu untuk mengikuti orang lain dan otomatis akan menjadi follower
orang lain tersebut. Dengan melakukan following ini maka tweet orang yang kita
follow akan selalu tampil di timeline kita.
Kalau di facebook kita mengenal
pertemanan / friendlist, kalau di twitter sedikit berbeda. Hal ini
juga berlaku di instagram dan google plus. Kalau di twitter itu ada yang
namanya following, artinya jika kita menyukai user twitter tertentu kita bisa
“ngefollow” akun tersebut. Alhasil tweet orang yang kita follow itu akan keluar
di beranda twitter kita.
5. Fitur Follower (Pengikut)
Fitur follower ini kebalikan
dari following. Bila following adalah kita mengikuti orang lain, maka follower
ini adala orang lain yang mengikuti kita. Jika kita tidak melakukan follback
atau following kembali kepada orang tersebut maka tweet orang tersebut tidak
akan pernah tampil di timeline kita namun tweet kita lah yang tampil di
timeline mereka
Yang menjadi pertanyaan disini adalah
bagaimana fitur-fitur tersebut bisa dibuat? Di dalam pengembangannya, sosial
media memerlukan metodologi, layaknya sebuah penelitian maupun pengembangan
software pada umumnya. Urutannya adalah : rumusan masalah, desain solusi, implementasi,
pengurian (pengembang, pengguna), dokumentasi, dan (opsional) balik lagi ke implementasi
dan pengurian.
Namun, tidak semua sosial media
menyediakan pengembang dan proses pengembangan dari fitur dan layanan yang
mereka sediakan untuk pengguna. Beberapa menempuh cara praktis : akuisisi/beli
lalu masukkan ke dalam sistem mereka dan brand. Beberapa menggunakan cara khusus
: akuisisi lalu bunuh. Biarkan pasar menggunakan produk mereka.
Dalam dunia bisnis juga menggunakan
sosial media. Contohnya untuk mempromosikan jualannya agar bisa tersebar ke beberapa
wilayah yang jaraknya jauh. Sehingga orang yang berjarak jauh pun bisa melihat
dan jika mereka berminat mereka akan membeli dagangan tersebut. Bahkan jika
dagangan yang dipromosikan itu unik maka akan semakin banyak peminatnya. Dalam
software terdapat SDLC (Software Development Life Cycle) yang berarti daur hidup
software. Itu sebabnya social media juga turut mengalami perkembangan : perubahan,
penambahan fitur. Hal ini berdampak terhadap omzet/saham/bisnis perusahaan dan
negara.
Demikian artikel tentang fitur-fitur pada aplikasi sosial media. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Jangan lupa untuk memanfaatkan semua fitur yang ada pada sosial media untuk hal-hal positif.
Daftar
Pustaka


Tidak ada komentar:
Posting Komentar